"Hidup itu perjuangan bro. Ada tingkatannya ora mlumpat, ora instan, ora iso, kecuali koe anake sopo (tidak melompat, tidak instan, kecuali kamu anak siapa)," katanya.
Soal anak siapa yang dimaksud, Ganjar kemudian menjelaskan.
"Umpama jenengan putrane piantun sing laya raya (anak orang kaya raya)," katanya.
Dalam acara silaturahmi itu, Ganjar juga menyempatkan diri menyantap bubur merah putih bersama santri. Ganjar tampak menyuapi para santri menggunakan sendok.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sijogja.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis