Tentang tersangka SW, sebagaimana dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK untuk periodik 2022, tersangka SW memiliki total harta Rp 1.708.385.082.
Dari total harta itu, aset berupa tanah dan bangunan nilainya paling besar. Tercatat dari tiga aset tanah dan bangunan bernilai Rp 1.286.500.000.
Aset terbesar kedua berupa surat berharga dengan nilai Rp 132.415.000 selanjutnya diikuti alat transportasi dan mesin sebesar Rp 124.000.000. Khusus alat transportasi dan mesin, dirinya melapor memiliki tiga kendaraan yang terdiri dari satu mobil dan dua motor. Berikut rinciannya.
1. Suzuki Swift tahun 2014 hasil sendiri, senilai Rp 97.500.000
2. Yamaha Jupiter Z1 tahun 2017 hasil sendiri, senilai Rp 9.500.000
3. Motor Suzuki GSX tahun 2019 hasil sendiri, senilai Rp 17.500.000
Selain itu, tersangka SW juga melapor memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 46.852.250 dan kas sebesar Rp 118.617.832. (Antok)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sidoarjokini.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis