Usir Diplomat
Sementara itu, Diplomat China terancam diusir dari Filipina. Permintaan ini diutarakan langsung oleh penasihat keamanan Fillipina, Eduardo Ano.
Menurutnya, China telah membocorkan percakapan telepon dengan seorang laksamana Filipina dan diplomat China. Informasi itu berasal dari laporan berita soal telepon mengenai pertikaian di LCS.
Dalam transkrip pembicaraan telepon, Laksamana Filipina disebut menyetujui untuk menggunakan kapal yang sedikit untuk pasokan ke marinir. Ini dilakukan di Second Thomas Shoal.
Selain itu, kedutaan besar China dinilai telah melakukan aksi menyebarkan disinformasi. Aksi tersebut perlu dihentikan dan diberikan sanksi.
"Kedutaan besar China di Manila melakukan tindakan berulang untuk melibatkan dan menyebarkan disinformasi, misinformasi, dan malinformasi," kata Ano.
Sumber: cnbc.
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan