Memiliki visi perjuangan yang sama membuat kedekatan Soekarno dengan Fidel Castro itu lebih intim ketimbang kepala negara yang lainnya.
Terlebih Soekarno dikenal anti Barat, sama dengan sikap politik Fidel Castro yang memang kental dengan haluan kiri.
Pernah saling berkunjung, ada momen antara Soekarno dengan Fidel Castro yang cukup monumental, yaitu ketika pemberian kenang-kenangan.
Bung Karno, layaknya orang Jawa lainnya, begitu mencintai seni dan memiliki kepercayaan lebih pada satu benda.
Pemimpin revolusioner Kuba itu diberikan sebuah keris panjang langsung oleh Presiden Indonesia yang pertama.
"Hari itu pada 1960, pemimpin revolusioner Kuba Fidel Castro menjadi orang yang demikian beruntung, oleh Bung Karno sebuah keris dihadiahkan padanya," tulis akun Instagram @membacasoekarno, seperti dikutip Hops.ID pada Jumat, 6 Oktober 2023.
Tampak pria dengan seragam ala militer begitu khusu menggenggam keris dari Soekarno.
Sang Putra Fajar ketika itu merupakan kepala negara yang pertama mengunjungi Kuba setelah Fidel Castro menggulingkan rezim Batista.
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan