RADARSUKOHARJO.COM – Hak suara 137 pemilih berusia 99 tahun ke atas di Kabupaten Sukoharjo berpotensi disalahgunakan dalam Pemilu 2024 mendatang. Untuk itu, badan pengawas pemilu (Bawaslu) setempat terus berupaya sosialisasi dan pendekatan ke pemilih lanjut usia tersebut.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, pihaknya menemukan ratusan pemilih berusia 99 tahun ke atas. Usia rentang ini rawan disalahgunakan hak pilihnya.
”Untuk usia 99 tahun atau lebih ada 137 orang tersebar di sejumlah kecamatan. Usia tertua 119 tahun. Pada pemilu mendatang artinya sudah berusia 120 tahun,” kata Bambang Muryanto, Minggu (28/5/2023).
Menurut Bambang, pemilih yang berusia 99 tahun ke atas ada juga potensi diwakili penggunaanya, potensi pendampingan dalam penggunaan hak pilihnya. Maka, bawaslu serius melakukan pemetaan sekaligus memberikan informasi ke pemilih terkait pelaksanaan pemilu.
”Bawaslu sudah terjunkan panwascam untuk memberikan informasi ke pemilih-pemilih rentang usia 99 tahun ke atas itu. Setelah terdata dan terverifikasi ada beberapa titik-titik nanti yang harus jadi fokus. Dari jumlah data yang ada, cukup lumayan ada 100 lebih dari DPSHP,” imbuh Bambang.
Menurut Bambang, KPU diharapkan membuat TPS yang aksesibel, atau kalau bisa mendekatkan lokasi TPS pada titik-titik terdekat dengan lansia usia 99 tahun ke atas tersebut.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup