REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wacana menduetkan Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan untuk pilpres belakangan muncul. Pasangan ini jadi poros keempat yang potensial berkontestasi di 2024.
Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan apresiasi kepada PAN yang telah memunculkan nama Airlangga Hartarto sebagai capres. Serta, memunculkan nama Zulkifli Hasan sebagai cawapresnya.
Ia berpendapat, penyebutan nama Ketua Umum Partai Golkar itu sebagai capres tentu sejalan dengan keputusan Partai Golkar. Yang mana, memang mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres untuk Pilpres 2024 nanti.
"Hal ini menunjukkan KIB yang sekarang antara Partai Golkar dan PAN masih solid," kata Ace kepada Republika, Ahad (28/5).
Ace melihat, PAN selama ini masih konsisten dan belum secara resmi menyatakan dukungannya kepada capres-capres lain. Meski begitu, ia menekankan, poros keempat ini masih akan dibahas kedua ketua umum.
"Pasangan AH-Zulhas pasti akan dibahas antara Ketua Umum, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum, Zulkifli Hasan," ujar Ace.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup