Menurut saksi mata yang berbicara secara anonim, polisi melakukan banyak penangkapan dan tetap berjaga di daerah itu hingga Senin (29/5).
Di bawah pemerintahan Xi Jinping, sejak satu dekade lalu, China berusaha keras untuk mengontrol lebih ketat kebebasan beragama di negaranya.
Dengan tindakan kerasnya terhadap masyarakat Muslim, Beijing mengklaim bahwa mereka sedang memerangi terorisme dan ekstremisme, seperti yang dialami satu juga warga Uighur.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan