"Gue nggak mau itu duit lu, gue mau pimpinan lu, sini," kata Suhada kepada petugas sekuriti, dikutip dari video unggahan Instagram @Infobekasi, Kamis (20/3/2025).
"Jangan gitu Pak, hargai saya, saya kerja di sini," ujar sekuriti.
"Kalau lu kerja di sini, sampaikan, ini amanah lho," kata Suhada.
"Sudah saya sampaikan, amanah, pak," jawab sekuriti.
Tidak puas dengan jawaban tersebut, Suhada kemudian mencoba mengintimidasi sekuriti dengan mengaku sebagai jagoan di Cikiwul.
Bahkan, ia mengancam akan menutup akses jalan depan perusahaan apabila tak bisa bertemu dengan pemilik pabrik.
"Kalau lu pengen tahu, gue jagoan yang megang Cikiwul, massa gue banyak di sini, kalau gue tutup jalan depan, bisa bergerak?" ujar Suhada.
Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi membenarkan peristiwa tersebut.
Setelah menerima informasi peristiwa itu, Sukadi dan anak buahnya mendatangi perusahaan dan meminta keterangan sekuriti.
Berdasarkan keterangan sekuriti, Suhada datang bersama tiga rekannya untuk meminta THR Lebaran.
Namun, oleh sekuriti mereka hanya diberi Rp 20.000.
"Iya, dia minta (THR), dikasih Rp 20.000, tapi dia nggak mau, pengen ketemu pimpinannya," kata Sukadi
Sumber: Wartakota
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional