Kerangka mayat Sri Mulyani ditemukan enam bulan sejak keluarga hilang kontak dengannya, pada Desember 2023. Ketika itu, Sri pamit ke Sambas untuk menemui Prada Y. Namun kemudian, Sri sulit dihubungi.
Saat keluarga menanyakan hal tersebut kepada Prada Y, tersangka mengatakan bahwa Sri pergi ke Malaysia untuk bekerja. Keluarga berusaha menghubungi Sri lewat nomor telepon yang diberikan oleh Y. Namun ternyata, justru Y sendiri yang membalas pesan tersebut.
Namun setelah jasad Sri ditemukan di Bukit Tempayan, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pihak kesatuan tempat Prada Y bertugas, langsung melakukan penahanan terhadapnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas