"Kenapa kok dari PDAM gak ada solusi? Kok tidak menyuplai air ke warga yang terdampak?," terangnya.
Baca Juga: Soal APK Caleg Golkar yang Timpa Warga Gresik, Satpol PP Sebut Kelalaian Pemilik!
Dia juga telah berupaya mendatangi kantor pelayanan cabang Cerme untuk menanyakan bagaimana solusi untuk mengatasi kekurangan air tersebut.
"Tadi saya tanya ke petugas di sana, katanya disuruh tanya langsung ke sopir tangkinya, begitu. Lah, terus di sopir tangki nanti bayar Rp 200 ribu, apa PDAM tidak ada tangki gratis untuk bantuan?," tambahnya.
Terpisah, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi saat dikonfirmasi mengatakan warga yang terdampak bisa menghubungi kantor cabang wilayah untuk mengajukan bantuan air.
"Untuk bantuan tangki daerah terdampak pelayanan bisa berhubungan dengan humas atau kacab wilayah masing-masing, dan tidak dipungut biaya sama sekali. Gak tau lagi kalau itu bukan tangki PDAM," tandasnya.
Baca Juga: APK Caleg Roboh dan Timpa 3 Warga, Begini Respon Bawaslu Gresik
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: klikmedianetwork.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas