Gresik - Sejumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Cerme mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh Perumda Giri Tirta untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Mulai dari kebocoran pipa, minimnya informasi, hingga upaya penanganan atas beberapa persoalan yang sedang terjadi.
Selain itu, jika terjadi kebocoran yang menyebabkan terganggunya aliran air, Perumda Giri Tirta dianggap belum bisa memberikan solusi yang konkret.
Baca Juga: APK Caleg Timpa Warga, DLH Gresik Mangaku Sudah Capek Kirim Surat ke Parpol
Di tengah kekurangan air yang berkepanjangan, mereka menyuarakan kekecewaannya.
"Bolak-balik air di sini mati semenjak ada proyek pelebaran jalan di Cerme. Sudah semingguan mati," kata Maria Magdalena Ketua PKK RT05 RW5 Perumahan Alam Singgasana, Desa Betiting, Cerme, Selasa (19/12/2023).
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas