Menurutnya, salah prestasi terbaik yang dilakukan sehingga berbuah penghargaan adalah kelompok wanita tani Mawar yang ia bina berhasil mewakili Luwu Utara di tingkat nasional.
Tak hanya itu, seluruh proses administrasi dan kegiatan yang ia bina bersama fasilitator desa terkait dengan program READSI di tujuh kelompok tani juga dinilai berhasil secara nasional.
“Salah satu kelompok, yaitu KWT Mawar berhasil mewakili Luwu Utara ke tingkat Nasional, dengan hasil olahan berbagai macam komoditi pola pekarangan dan juga pengambilan pemutaran video,” terangnya.
Bahkan Tim READSI pusat melakukan pengambilan gambar dan video best practice di KWT Mawar untuk diputar secara langsung pada gelaran tingkat dunia, KTT G-20 di Bali, yang dihadiri Presiden Jokowi dan para pemimpin dunia lainnya. (LHr)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: klikanggaran.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas