Dijelaskan AKP Heru, saat kejadian, korban bersama dua temannya tengah membuat pondasi beton untuk menahan longsoran tanah di belakang rumah saedi.
Baca Juga: Berikut Cara Ketahui Seseorang Menyukai Kita atau Tidak
Namun hujan deras yang mengguyur daerah tersebut beberapa hari belakangan, membuat tanah tebing gembur dan longsor.
Pondasi lama tak cukup kuat menahan longsoran tanah sehingga ambruk menimpa korban.
"Keterangan saksi, pada saat itu melihat tanah bergerak menghantam pondasi, kemudian berteriak kepada korban, 'awas-awas' tetapi tidak mendengar. Korban tidak sempat menghindar dan kemudian tertimpa longsoran," ungkap AKP Heru menirukan penuturan saksi.
Baca Juga: Bupati Purworejo Hadiri Ukirsari Bersholawat bersama Habib Mustofa Baraqbah
Melihat kondisi korban tertimbun longsoran, lalu kedua pekerja lainnya meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban. Namun saat berhasil dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh INAFIS Polres Kebumen bersama dengan Polsek Sempor, polisi tidak menemukan tanda yang mengarah ke tindak Pidana.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: klikindonesia.co.id
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas