KLIKANGGARAN -- Rusia bisa menguasai hampir sepertiga dari ekspor gandum global jika berhasil memenangkan konflik militer dengan Ukraina, demikian yang diprediksi oleh Menteri Luar Negeri Prancis yang baru dalam sebuah wawancara dengan Le Parisien pada hari Sabtu.
Dalam skenario seperti itu, Prancis akan menghadapi krisis pangan yang parah dan inflasi yang melonjak, menurut Stephane Sejourne, yang berpendapat untuk memberikan lebih banyak bantuan keuangan kepada Kiev.
"Jika Ukraina kalah, 30% dari ekspor dunia akan jatuh di bawah kendali Rusia, mengancam gandum Prancis di pasar internasional," katanya, menambahkan bahwa bantuan keuangan sangat penting bagi Presiden Ukraina, Vladimir Zelensky, karena dia "perlu menunjukkan kepada rakyatnya bahwa dia masih mendapat dukungan."
Setelah kesepakatan gandum Laut Hitam yang difasilitasi oleh PBB gagal, produsen Ukraina harus mengekspor gandum melalui wilayah negara tetangga.
Pada tahun 2022, Uni Eropa menghentikan tarif atas ekspor Ukraina dalam upaya untuk memberikan dukungan keuangan kepada Kiev, lapor Russia Today.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas