Kini, Gus Aab sudah dievakuasi di RS Widodo Ngawi dalam kondisi sadar. Gus Aab mengalami patah tulang pada bagian kaki kirinya. "Ada permintaan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk dirujuk ke RS Soetomo Surabaya. Sedangkan Gus Hisyam mengalami luka ringan. Sementara, satu korban, Muhammad Baidhowi, meninggal dan disemayamkan di RSUD dr Soeroto Ngawi,” jelasnya.
Taufiq menyebut, Gus Aab dalam kondisi sadar dan sudah bisa berbicara. "Tidak ada cerita dari keluarga kalau beliau sempat kritis. Proses penanganan RS dan pemerintah daerah pun sangat baik. Pemerintah setempat juga banyak yang menjenguk, termasuk Bupati Ngawi," jelasnya.
Saat ini Gus Aab dijaga oleh istrinya, Nyai Umi Mas’udah, dan kakaknya, Nyai Kamaliah. Selain itu, banyak yang menjenguknya, baik dari kerabat maupun pengurus PC NU dan PB NU. “Saya juga baru sampai bersama rekan-rekan pengurus PC NU Jember lainnya,” katanya. Taufik meminta warga nahdliyin Jember mendoakan agar segera diberi kesembuhan kepada Gus Aab dan putranya, serta mengirim doa kepada almarhum Baidhowi. (mg2/c2/nur)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarjember.jawapos.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas