NARASIBARU.COM -Ambisi politik Jenderal (Purn) Moeldoko dengan melakukan Peninjauan Kembali (PK) terkait kepengurusan Partai Demokrat, dianggap memudarkan jiwa korsanya sebagai prajurit TNI.
Terlebih lagi, dalam karier militer Moeldoko, ada peran besar Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, Moeldoko justru ingin merebut Partai Demokrat yang dibesarkan oleh SBY.
Pandangan itu disampaikan oleh Ketua DPC Demokrat Jakarta Pusat, Taufiqurrahman, saat aksi cap jempol darah di kain putih, sebagai bentuk perlawanan terhadap aksi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
Artikel Terkait
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa: Benarkah Ada dari Polda Metro Jaya?
PKS di Pilkada DPRD 2026: Pilih Kekuasaan atau Konsistensi? Analisis Sikap
Ahok Kritik Keras Wacana Pilkada DPRD: Sistem untuk Curang dan Rampas Hak Rakyat
Prabowo Kritik Elit Politik Hanya Nyinyir, Buktikan Swasembada Pangan 2025 Tercapai