“Dukungan parpol berperan penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan ke depan. Jadi, peran strategis parpol sebagai instrumen rekrutmen kepemimpinan politik tetap tidak boleh diabaikan,” tuturnya.
Namun, salah satu yang diperlukan Prabowo untuk melengkapi keunggulannya tersebut, yakni merekrut kalangan pengusaha sebagai cawapresnya.
“Erick Thohir punya background sebagai pengusaha yang gagasan-gagasannya akan diperlukan dalam mengelola pemerintahan ke depan, terutama sektor ekonomi,” urainya.
Maka dari itu, Dekan FISIP Universitas Sutomo itu menganalisa kemungkinan hasil Pilpres 2024 jika Prabowo maju berpasangan dengan Erick Thohir.
“Duet Prabowo-Erick termasuk ideal dan punya peluang menang,” demikian Yusak menambahkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah