Berdasarkan pantauan tersebut, para investor ini mengambil kesimpulan bahwa Indonesia tidak layak untuk investasi, salah satu penyebabnya karena Presiden Jokowi masih cawe-cawe terkait pencalonan presiden.
“Mereka ambil kesimpulan kalau Indonesia nggak layak untuk investasi karena berbahaya. Apalagi soal Pak Jokowi yang terus mengincar dua tiga orang untuk dia kendalikan,” ujar Rocky, dikutip WE NewsWorthy dari kanal YouTube pribadi pada Sabtu (13/5/2023).
Namun, hal ini tidak sesuai dengan keinginan para investor yang menantikan deal atau kesepakatan baru dengan presiden yang akan datang.
“Dan investor merasa kalau begitu kita akan dikendalikan oleh orang yang dikendalikan Pak Jokowi dong. Kan mereka mau investasi dengan maksud deal baru dengan presiden yang akan datang,” jelas Rocky.
Ahli ilmu filsafat ini menegaskan bahwa investor mempertimbangkan masa depan Indonesia sebelum menginvestasikan modalnya. “Tapi bagi investor, ada kejernihan masa depan kita gimana,” ujar Rocky.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?