Dokter Tifa melanjutkan, sosok Anies kini justru terlihat semakin menakutkan di mata lawan-lawannya. Apalagi, Anies juga maju sebagai capres hanya dengan dukungan tiga partai, yaitu Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS, serta tidak memiliki uang.
"Mau maju capres juga cuma didukung tiga partai. Bohir siapa juga nggak ada. Duit sendiri apalagi wong pensiunan gubernur, berapa sih uang pensiunnya?" tanyanya.
"Relawan juga semua pakai duit masing-masing. Tapi kok makin hari pak Haji Anies makin menakutkan di mata mereka ya," tandas Dokter Tifa.
Cuitan Dokter Tifa itu langsung mendapatkan atensi luas warganet. Terbukti hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 170 ribu kali dan mendapatkan ribuan tanda suka.
Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Ada yang setuju dengan opini Dokter Tifa, ada juga yang justru balas mengkritik loyalis Anies Baswedan itu.
"Mari berihtiar mendoakan beliau, semoga Allah SWT memilih haji Anies Rasyid Baswedan menjadi pemimpin bangsa Indonesia 2024. Aamin yra," doa warganet.
"Sampeyan aja yang ngerasa dikeroyok, orang mau direnovasi supaya lebih bagus dan layak kok. Jangan jadi orang yang agak agak perasa," sindir warganet.
"Ketakutan rezim yang sangat luar biasa terhadap arus 'gelombang perubahan' sehingga dengan segala cara membendungnya," komentar warganet.
"Beda JIS dan IKN, JIS bangga pakai tenaga kerja anak bangsa, IKN bangga pakai tenaga kerja asing, wkwkwkw," sentil warganet.
"Bu dokter, bapak-bapak menteri itu bukan menyerang Pak Anies, tapi begitu penting stadion itu akan dipakai pada Piala Dunia U-17, sementara banyak fasiltas JIS tidak sesuai standar FIFA, maka pak Anies jadi terkait juga. Itu saja," jelas warganet
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti