Prabowo membenarkan pernyataan tersebut dan memaparkan data terkini pelaksanaan program MBG yang sudah menjangkau 35,4 juta penerima atau setara dengan memberi makan tujuh negara Singapura.
“Sampai beberapa jam yang lalu, kami sudah memiliki 11.900 dapur. Dan hari ini kami memberi makan 35,4 juta orang. Ya, dan itu setara dengan tujuh Singapura,” ujarnya.
Lebih lanjut Prabowo menekankan pentingnya standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut di tengah insiden keracunan. Ia memastikan pemerintah terus memperkuat pengawasan serta peralatan di seluruh dapur MBG agar pelaksanaannya mendekati nol kesalahan.
“Bahkan satu pun kejadian tidak bisa diterima,” tegasnya.
Selain meningkatkan gizi anak, program MBG juga menggerakkan ekonomi lokal. Prabowo menjelaskan, dapur-dapur MBG melibatkan petani dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
“Satu dapur akan membutuhkan 3.000 butir telur setiap dua atau tiga hari, 3.000 mentimun, 3.000 wortel, 3.000 tomat, 3.000 potong ayam, dan sebagainya. Jadi para petani lokal menyadari bahwa mereka memiliki jaminan pembayaran untuk hasil mereka,” ujarnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
NasDem Sindir Partai Gerakan Rakyat Usai Deklarasi & Usung Anies Baswedan: Pilpres 2029 Masih Lama
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi untuk Restorative Justice
Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Blunder: Analisis dr Tifa & Refly Harun
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra: Langkah Kunci Independensi BI untuk Deputi Gubernur