Ia menegaskan bahwa pilihan rakyat sepenuhnya adalah hak masyarakat dan di luar kendalinya. “Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa masalah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan,” tambahnya.
Refleksi Kekalahan dan Candaan ke Luhut
Prabowo lalu merefleksikan perjalanan politiknya dengan menyebut telah empat kali mengikuti pemilihan umum dan tiga kali di antaranya kalah. “Empat kali ikut pemilu tiga kali kalah,” ungkapnya yang langsung disambut tawa hadirin.
Dalam suasana santai itu, Prabowo kemudian melempar candaan ke arah Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir di tempat. “Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih,” kata Prabowo sambil tersenyum. Candaan ini kembali disambut riuh tepuk tangan peserta acara.
Pernyataan Prabowo ini menegaskan bahwa tanpa izin Tuhan, segala upaya tidak akan membuahkan hasil. Momen ini menjadi salah satu highlight dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang menunjukkan dinamika hubungan di antara elite politik.
Artikel Terkait
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa: Benarkah Ada dari Polda Metro Jaya?
PKS di Pilkada DPRD 2026: Pilih Kekuasaan atau Konsistensi? Analisis Sikap
Ahok Kritik Keras Wacana Pilkada DPRD: Sistem untuk Curang dan Rampas Hak Rakyat
Prabowo Kritik Elit Politik Hanya Nyinyir, Buktikan Swasembada Pangan 2025 Tercapai