Fatta bahkan memprediksi akan muncul figur-figur lain yang mengambil peran serupa dalam mengangkat kembali isu ijazah Jokowi ke ruang publik, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh tokoh-tokoh sebelumnya.
Kaitan Erat dengan Pengaruh Politik Keluarga Jokowi
Inti dari keberlanjutan isu ini, menurut analisis tersebut, sangat terkait dengan posisi dan pengaruh politik keluarga Jokowi di tingkat nasional. Selama pengaruh itu masih kuat, polemik dinilai akan terus dimanfaatkan.
"Saya meyakini bahwa isu ijazah Presiden Jokowi akan terus digulirkan sebagai komoditas politik selama keluarga beliau masih memiliki pengaruh signifikan di panggung politik nasional," pungkas Nurul Fatta.
Analisis ini menggarisbawahi bahwa polemik ijazah telah bertransformasi menjadi alat politik jangka panjang, yang kelangsungannya lebih ditentukan oleh dinamika kekuasaan daripada fakta hukum yang sudah ada.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Pakai Materai Rp100 vs Rp500, Sah atau Tidak? Jubir PSI Beri Klarifikasi
Polemik Ijazah Jokowi: Analisis Dampak Hukum & Politik Elektoral 2024
Kunjungan Rahasia Eggi Sudjana dan Damai Lubis ke Jokowi Disebut Aib Besar, Ini Kata Kuasa Hukum Roy Suryo
Kontroversi Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Analisis Tudingan Antek Asing & Kaitan Gibran