Wacana ini mengemuka setelah Ketua Harian Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, secara terbuka menggaungkannya pada perayaan HUT ke-18 partai. Dalam pidatonya, Muzani mengajak seluruh kader merapatkan barisan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.
"Sayangilah, bantulah, dan dukunglah terus-menerus pemerintahan Prabowo ini untuk Indonesia yang lebih baik," seru Muzani, yang diikuti yel-yel "Prabowo Presiden Dua Periode" dari para kader.
Sikap Resmi Gerindra: Fokus Kawal Pemerintahan
Meski wacana mulai bergulir, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan partainya belum masuk fase pembahasan Pilpres 2029. Fokus utama saat ini masih pada mengawal jalannya pemerintahan dan program-program yang telah diluncurkan.
"Kita belum pernah membuka pembicaraan itu. Perjuangan politik ini masih panjang, termasuk memastikan program-program Pak Presiden berjalan sukses," jelas Sugiono. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa wacana dua periode masih dalam tahap sangat awal dan bersifat pengujian respons.
Dengan demikian, gaung Prabowo dua periode lebih dipandang sebagai langkah awal Partai Gerindra untuk membaca arah angin dan memetakan peta politik nasional yang akan berkembang menuju tahun 2029.
Artikel Terkait
Perebutan Cawapres Prabowo 2029: Nama-Nama Potensial, Strategi, dan Analisis
Tragedi Siswa SD di Ngada: Ujian Berat Janji Pendidikan Gratis di Indonesia
Masa Depan PSI Tanpa Jokowi: Analisis Tantangan Figur Kaesang & Prediksi Elektabilitas
Prabowo Subianto Bebas Pilih Cawapres 2029: Gibran Bukan Satu-satunya Opsi