Kritik Jokowi: Dinilai Terlalu Dini Wacanakan Dua Periode Prabowo-Gibran

- Selasa, 10 Februari 2026 | 09:25 WIB
Kritik Jokowi: Dinilai Terlalu Dini Wacanakan Dua Periode Prabowo-Gibran







Kritik untuk Jokowi: Dinilai Terlalu Dini Gulirkan Wacana Dua Periode Prabowo-Gibran




Jokowi Dikritik Terkait Wacana Dua Periode Prabowo-Gibran


NARASIBARU.COM - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), mendapatkan kritik dari pengamat politik. Ia dinilai seharusnya menahan diri dan tidak terlalu dini mengumbar ambisi politik melalui wacana dua periode pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.



Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memberikan tanggapannya. Menurutnya, Jokowi semestinya menunjukkan rasa hormat kepada partai-partai politik lain yang saat ini fokus mengawal pemerintahan dan program kerja Presiden Prabowo.



"Jokowi seharusnya malu dengan ambisinya tersebut. Sebab, pemerintahan Prabowo belum berjalan dua tahun sudah mengumbar keinginan untuk tetap berkuasa melalui anaknya," tegas Jamiluddin dalam pernyataannya, Selasa 10 Februari 2026.



Jamiluddin menegaskan bahwa Jokowi seharusnya tidak "memaksa" Prabowo untuk kembali memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping pada pemilihan umum mendatang. Ia berpendapat bahwa Prabowo perlu diberikan ruang penuh untuk menentukan calon wakil presiden berdasarkan pertimbangan kapasitas dan prestasi, bukan kepentingan tertentu.



"Biarkan Prabowo memilih cawapresnya yang memang berprestasi. Dengan begitu, Jokowi sudah menanggalkan kepentingan pribadi dan keluarganya untuk memilih pemimpin di negeri tercinta," pungkas Jamiluddin.





Komentar