Rocky Gerung Bocarkan Strategi Serang Balik Jokowi yang Ditolak Prabowo di Pilpres 2019

- Senin, 16 Februari 2026 | 18:00 WIB
Rocky Gerung Bocarkan Strategi Serang Balik Jokowi yang Ditolak Prabowo di Pilpres 2019

Ide tersebut adalah menggunakan buku Francis Fukuyama berjudul The Great Disruption sebagai alat serangan balik. Rocky menilai buku tersebut membahas arah negara dan politik global yang seharusnya dikuasai oleh seorang presiden petahana.

"Bawa buku itu di atas panggung. Ketika bapak diminta untuk presentasi, angkat buku itu. Bilang begini, 'Pak Jokowi, buku ini, buku Disruption dari Francis Fukuyama, dibaca oleh semua presiden dunia dan calon presiden. Terus pak Prabowo tanya saja, 'Bagian mana yang menarik bagi Pak Jokowi?'," papar Rocky mengenai strategi yang ia usulkan.

Alasan Prabowo Menolak Strategi Rocky Gerung

Namun, usulan strategi serang balik itu ditolak oleh Prabowo Subianto. Menurut Rocky, Prabowo memilih untuk menahan diri dan menjaga etika di atas panggung debat.

"Presiden Prabowo memang punya semacam sense of keperwiraan itu. Dia tidak ingin menghina Presiden Jokowi di atas panggung," jelas Rocky Gerung.

Penolakan ini menunjukkan sisi lain dari sikap politik Prabowo yang menjaga batas-batas etika, meskipun berada dalam situasi kompetisi yang ketat. Kisah ini memberikan gambaran baru tentang dinamika dan pertimbangan di balik panggung debat Pilpres 2019.


Halaman:

Komentar