Rocky Gerung Kritik Pendidikan: Anggaran 20%, Feodalisme, hingga Sindiran Tut Wuri Malsuin Ijazah

- Senin, 16 Februari 2026 | 23:50 WIB
Rocky Gerung Kritik Pendidikan: Anggaran 20%, Feodalisme, hingga Sindiran Tut Wuri Malsuin Ijazah

Rocky juga memberikan analisis mengenai situasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengibaratkan kondisi presiden saat ini seperti terendam air kotor hingga sedagu.

Lebih lanjut, Rocky membandingkan sistem pendidikan Prancis pasca-Revolusi dengan Indonesia yang dinilai masih feodal. Di Indonesia, yang terjadi bukan Ing Ngarso Sung Tulodo, tapi Ing Ngarso Sung Korupsi. Bukan Tut Wuri Handayani, tapi Tut Wuri Malsuin Ijazah, sindirnya pedas.

Tanggapan dari Peserta Diskusi dan Pembicara Lain

Kegelisahan turut disampaikan Otniel Rahadianta Sembiring dari FKPO Yogyakarta yang menyatakan generasi muda merasa dibungkam dalam sistem yang terlalu rigid. Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris DIY, Ismi Fajarsih, mengkritik perubahan kebijakan pendidikan yang dianggap tidak berbasis kajian mendalam.

Ekonom Rimawan Pradiptyo menyoroti fenomena institutional decay atau pelemahan kelembagaan. Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang juga hadir, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam implementasi kebijakan publik.

Esensi Pendidikan yang Memerdekakan

Forum yang dipandu Aryo Seno Bagaskoro ini diawali dengan kunjungan ke Pendopo Agung Taman Siswa untuk menelusuri jejak Ki Hajar Dewantara. Pendidikan itu adalah membangun manusia, bukan soal bagaimana pendidikan itu dikapitalisasi. Kami ingin memastikan esensi pendidikan yang memerdekakan tetap terjaga, pungkas Seno.


Halaman:

Komentar