Rocky juga mengecam fakta bahwa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024 selalu dianggap sebagai bayangan dari sosok Jokowi. Baginya, potensi calon presiden dan calon wakil presiden 2024 harus dinilai berdasarkan cara mereka berdebat, berbagi ide, dan gagasan yang mereka tampilkan. Hal ini merujuk pada kehadiran tiga calon presiden 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, dalam acara Rakernas Apeksi di Makassar baru-baru ini.
"Itu (Rakernas Apeksi di Makassar) peristiwa bagus (menghadirkan tiga capres) karena yang nantinya publik menilai kemampuan dia (capres) untuk membaca sejarah, kecerdasan dia untuk mengatasi problem yang disodorkan dalam bentuk rumit," ucap Rocky Gerung.
"Kemudian ada juga debat yang basisnya politik harapan, walaupun politik memori diperlukan, tapi apa sebetulnya visi setiap capres ini tentang Indonesia," tutup Rocky Gerung.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026