Pada kesempatan itu Prabowo menjelaskan alasan mengapa pada akhirnya bersedia bergabung dengan pemerintahan Jokowi.
Menurutnya, dia meyakini Jokowi memiliki nasionalisme yang sama dengannya, mulai dari cinta tanah air dan rela bekerja demi rakyat.
"Saya yakin, walaupun waktu itu saya bertarung melawan beliau, saya yakin hatinya merah putih, sama dengan saya. Hatinya cinta Tanah Air, sama dengan saya. Hatinya cinta rakyat Indonesia,” katanya lagi.
Sebab itu, kata Prabowo, dia tidak ada masalah. ""Beliau yang jadi presiden, beliau ajak saya, (saya) siap bekerja untuk rakyat, untuk merah putih,” pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono