"Kalau negara memandang rakyatnya sebagai konsumen, itu rusak semua urusan, ndak, ndak boleh, negara tidak boleh memandang rakyat sebagai konsumen, bukan," jelas Anies.
Lebih jauh, Anies mengatakan rakyat adalah pemilik negara yang membutuhkan negara. Rakyat bekerja untuk memajukan negara.
"Jadi bagi pemerintah itu tidak ada untung dan rugi, dengan rakyat itu urusan bermanfaat atau bermanfaatnya kurang. Jadi kita berikan investasi kesehatan, pendidikan, budaya," ucap Anies.
"Tidak boleh mengatakan ongkosnya terlalu mahal sehingga kita itu tidak pas melakukan investasi," kata Anies.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?