“Bukan lagi berpotensi, melainkan Presiden Jokowi memang sudah hancur. Banyak hal dimana reputasi presiden Jokowi jadi rusak, sebagai contoh adalah penerbitan PERPU no 2 tahun 2022 tentang Ciptaker," Kata Refly Harun (RH) di kanal YouTube pribadinya, Senin (28/8/2023).
"Hampir semua pakar hukum negara yang tidak punya kepentingan apa apa, mengatakan itu bertentangan dengan konstitusi,” sambung Refly Harun menjelaskan.
Supaya hal ini tidak terjadi lagi, menurut Refly Harun hanya ada satu cara yang dapat dilakukan oleh pemimpin berikutnya. Yakni, bagaimana seorang pemimpin yang amanah memilih bawahannya yang memiliki sifat yang sama dengan dirinya.
“Jadi pemimpin harus pandai, cerdas memilih pembantu pembantu di sekitarnya. Hanya pemimpin yang amanah dan Ikhlas, dia mau mencari pembantu pembantu yang Ikhlas dan Amanah pula (untuk membantunya). Jadi kalau pemimpinnya Ikhlas dan Amanah pula maka dia akan mencari orang baik untuk membantunya,” ujar Refly Harun.
“Tapi, kalau misalnya pemimpinnya tidak jujur, tidak Amanah maka dia pasti mencari orang yang mampu menutupi segala ketidak jujuran, kebohongan dan ketidak amanahan tersebut,” sambung Refly Harun menuturkan.
Jika dilihat, menurut Refly Harun, gejala politik seperti ini tidak boleh hanya menyalahkan orang-orang sekitar. Akan tetapi, bagaimana pemimpin itu sendiri melakukan pencarian kandidat dan melihat bagaimana kinerja orang orang disekitarnya.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026