"Secara perlahan kemewahan Cak Imin sebagai orang penting penentuan cawapres di kubu Prabowo sirna," kata Adi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/8).
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu, menduga perubahan nama KKIR menjadi KIM merupakan dampak lanjutan masuknya Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).
"Jadi secara tidak langsung, eksplisit, KKIR yang isinya Gerindra-PKB, wassalam," pungkas Adi
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?