Jika kasus tersebut sampai keluar sebelum hari pencoblosan, maka Anies dipastikan akan gagal menjadi presiden. "Bayangkan misalnya dua hari sebelum pencoblosan sprindik keluar pada Cak Imin soal kardus segala macam masih ada di KPK, udah gagalah Anies kan, jadi kita musti hitung sampai di situ kira-kira," bebernya.
Menurutnya, Jokowi harus memastikan pengendaliannya maksimal agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atau bakal capres PDIP Ganjar Pranowo memenangkan Pilpres 2024.
"Karena Jokowi tetap ingin bahwa pengendalian dia harus maksimal, entah pada Ganjar atau pada Prabowo, jadi tetap di otak Jokowi 'Ganjar atau Prabowo', Anies itu nggak mungkin," ujarnya.
Sehingga Jokowi menggunakan Cak Imin untuk menawan Anies agar Ganjar atau Prabowo tak terkejar. "Kalau Anies mulai mengejar Ganjar dan apalagi mengejar Prabowo maka musti dibatalkan. Jadi sebetulnya Anies ditawan oleh Jokowi melalui Cak Imin," tandasnya.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026