NARASIBARU.COM -Partai Demokrat meninggalkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan karena asas keadilan dan kesetaraan yang selama ini menjadi landasan kerja sama dilanggar begitu saja oleh Nasdem dan Anies Baswedan.
Hal ini menjadi sikap penting dalam politik agar masing-masing dapat memegang teguh komitmen yang menjadi landasan terbentuknya koalisi.
Demikian disampaikan kader muda Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, menanggapi pernyataan dari kader Partai Nasdem yang menuding mereka keluar koalisi karena kepentingannya tidak diakomodir.
“Landasan kerja sama dilanggar begitu saja oleh Nasdem. Dan Anies pasrah bongkokan mendudukan diri sebagai petugas partai ketimbang pemimpin koalisi sebagaimana diamanatkan dan disepakati dalam Piagam Koalisi. Tidak ada jaminan perilaku tercela ini tidak terulang lagi, terutama menjelang akhir masa pendaftaran capres-cawapres. Demokrat tidak ingin tersandera,” kata Abdullah Rasyid, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Minggu (3/9).
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah