“Saya pikir wajar enggak ada masalah. Ya disampaikan di mana saja terserah, asal untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Jazilul.
Akan tetapi, Jazilul sangat menyayangkan apabila data parpol yang disampaikan kepada kepala negara digunakan untuk kepentingan politik tertentu.
“Kalau digunakan untuk kepentingan misalkan selaku petugas partai tertentu, atau kader partai tertentu, saya pikir itu tindakan yang tidak adil,” tegasnya.
Namun begitu, Jazilul meyakini Presiden Jokowi akan bersikap adil dan tidak menyalahgunakan data-data parpol yang didapatkan dari data intelijen tersebut.
“Saya yakin Pak Presiden akan bersikap adil terhadap info yang diterima. Jadi, para relawan jangan sampai menyeret-nyeret presiden ada usaha-usaha yang nantinya akan mengarah pada aktivitas-aktivitas yang menyalahi tata aturan,” pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026