Sementara itu, terkait cawapres Basarah menyebut ada dua kriteria. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cenderung akan memilih antara tokoh NU atau purnawirawan TNI.
"Analisis saya jika melihat pengalaman dari sejarah. Bu Megawati Soekarnoputri selalu mencari pendamping merujuk pada dua referensi yakni Tokoh NU atau Purnawirawan TNI," kata Basarah.
Basarah melihat dari pilihan Megawati di masa lalu yang pernah memilih beberapa tokoh, seperti Hamzah Haz, Hasyim Muzadi, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, dan Maruf Amin sebagai cawapres.
"Itulah analisis saya dalam melihat cara berpikir ibu Mega. Tokoh NU dan Purnawirawan TNI itu siapa? Silahkan dilihat saat ini siapa tokoh yang ada," kata Basarah.
Pun demikian, dia menegaskan semua keputusan tetap berada di tangan Megawati Soekarnoputri. Saat ini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026