"Menariknya lagi, PSI kan sekarang dukung Pak Prabowo (@prabowo) untuk Pilpres 2024. Ini beda dengan PDIP yang mengusung Pak Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)," imbuhnya.
PDIP Soal Kaesang
Politikus PDIP Djarot Syaiful Hidayat menyebutkan bahwa dalam AD/ART PDIP memang terdapat aturan satu keluarga tak boleh beda partai. Namun Djarot menyebut dalam kasus Kaesang tak masuk dalam pelanggaran.
Pasalnya dalam aturan PDIP, yang tak boleh beda partai ada keluarga inti saja.
"Tahu enggak keluarga inti itu siapa? keluarga inti itu suami istri dan anak dalam tanggunagan, jadi itu yang keluarga inti. Jadi itu yang dimaksud misal saya, istri saya, anak-anak saya yang belum mandiri, ini keluarga inti yang tidak boleh," kata Djarot seperti dikutip dari kanal YouTube Metro TV.
"Ya dia [Kaesang] sudah mandiri sudah berkeluarga ya silakan saja. Terserah pada pilihan masing-masing," imbuhnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026