"Kalau kita umpamanya di Jakarta macet, lalu mengeluh dan kita hanya marah-marah. Itu tidak menyelesaikan apapun," jelas eks Danjen Kopassus tersebut.
Dia bilang jika tak mau macet maka mesti didukung dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang bisa menganjurkan dalam kebijakan tepat. "Melahirkan kebijakan-kebijakan yang bisa menyelesaikan masalah macet," kata Prabowo.
Bagi Prabowo, baik pemerintah daerah atau pusat perlu bersinergi untuk bisa mengeluarkan kebijakan yang dapat jadi solusi dalam meminimalisir permasalahan di masyarakat. Ia menyebut solusi masalah tak bisa dengan mengamuk atau marah-marah.
"Artinya apa? Contoh ada MRT, Transjakarta, ganjil-genap. Jadi ada kebijakan itu. Siapa yang mengambil kebijakan adalah mereka yang diberi mandat politik dari rakyat," kata Prabowo.
Adapun sebelum menemui Prabowo, agenda HT dan pengurus PSMTI telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026