NARASIBARU.COM - Pengamat politik Refly Harun mengulas pernyataan politisi PDIP Adian Napitupulu yang mengingatkan agar Presiden Joko Widodo tidak mengerahkan relawannya untuk mendukung salah satu calon presiden (capres).
“Apakah itu artinya dia (Adian) sudah tangkap Jokowi tidak akan dukung all out Ganjar,” kata Refly dikutip dari channel Youtubenya, Rabu (17/5).
“Atau Jokowi akan tinggalkan Ganjar untuk mendukung Prabowo Subianto,” kata Refly lagi.
Namun demikian, pakar hukum tata negara ini memiliki kesamaan pendapat bahwa presiden tidak boleh berpihak, apalagi menjadi tim sukses salah satu capres.
Menurut Refly, seorang presiden memang memiliki hak untuk memilih, akan tetapi ada waktunya ketika pasangan calon presiden dan wakil presiden telah ditetapkan secara resmi oleh KPU, atau pada saat dimulainya kampanye.
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?