Mahfud melanjutkan, sifat kedua yaitu amanah yang mana seorang pemimpin harus memenuhi tugas dan tanggung jawabnya.
"Itulah pemimpin yang amanah selalu menepati janji, memenuhi tugas, dan melaksanakan sumpah-sumpah jabatannya," lanjutnya.
Kemudian, sifat ketiga Nabi Muhammad adalah tablig yang berarti pemimpin harus menyampaikan kebenaran dan terbuka.
"Tablig menyampaikan kebenaran, menyampaikan secara terbuka, tidak membuat hoaks, tidak membuat berita bohong, tapi menyampaikan apa adanya tentang apa problem negara kita," terangnya.
Terakhir yaitu fathonah. Mahfud mengatakan, pemimpin harus memiliki kecerdasan untuk membimbing rakyatnya yang lebih baik.
"Seorang pemimpin itu harus punya kecerdasan untuk menganalisis kemudian membawa rakyatnya keluar dari kesulitan-kesulitan untuk menuju kebaikan," tandasnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah