“Karena itu, statement Mega yang menyatakan saat ini sudah ada tanda-tanda kecurangan Pemilu, merupakan sentilan sekaligus pukulan Mega terhadap Jokowi dan keluarganya,” kata Umam.
Di sisi lain, kata Umam, pidato Megawati juga merupakan upaya mempertegas sikap PDIP di Pilpres 2024 berbeda dengan kubu Jokowi dan kroni-kroninya.
“Sikap resmi Bu Mega juga menjadi tanda "titik pisah" antara PDIP-Megawati dengan Jokowi dan keluarga besarnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyinggung kondisi hukum pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, saat ini manipulasi hukum kembali terjadi.
“Berbagai manipulasi hukum kembali terjadi. Itu semua akibat praktik kekuasaan yang telah mengabaikan kebenaran hakiki dan politik atas dasar nurani," kata Megawati melalui kanal YouTube PDI Perjuangan, pada Minggu kemarin (12/11).
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?