NARASIBARU.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman mengatakan netralitas aparat penegak hukum khususnya polisi dalam Pemilu 2024 hanya sebuah utopia.
Menurutnya, netralitas polisi di lapangan kenyataannya tidak dijalankan dengan semestinya.
“Netralitas polisi dalam pemilu itu adalah sebuah utopia. Itu hanya ideal saja, nyatanya tidak,” kata Benny saat rapat bersama Kepolisian RI di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).
Hal itu dibuktikan dengan adanya polisi yang bertugas memasang baliho partai politik (parpol) tertentu, yang bukan menjadi tugas kepolisian.
“Mohon maaf sekali Pak Kabaharkam [Fadil Imran], tidak bisa kita tutupi bahwa memang ada anggota yang kerjanya memasang baliho parpol tertentu. Menurut saya forum ini tidak boleh ditutup-tutupi ini,” ujar Benny.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah