Menurut Nurdin, KPU DKI Jakarta bakal aktif melakukan pengecekan ke Dinas Pendidikan dan partai politik dalam rangka menindak bacaleg nakal yang sengaja menggunakan dokumen palsu.
"Tapi secara administrasi kita akan lakukan klarifikasi yang bersangkutan melalui partai politik, nanti apakah ijazah palsu. Kami juga akan klarifikasi ke dinas terkait ke Dinas Pendidikan," jelasnya.
Nurdin menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran sebagaimana dimaksud, KPU DKI Jakarta tidak segan untuk mencoret nama bacaleg dan otomatis tidak dapat mengikuti kontestasi 2024.
"Kalau yang bersangkutan tidak terdaftar di Dinas Pendidikan kemudian secara administrasi kita akan coret. Tapi kalau itu tidak dilanjuti atau tidak itu kewenangan Bawaslu," tandasnya.
Sumber: kontenjatim.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?