NARASIBARU.COM - Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) disebut-sebut telah menggunakan politik identitas usai menyebut warga Tionghoa akan mendukung calon presiden (capres) pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini pun memantik komentar dari Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu. Ia mengatakan, politik identitas ini justru digunakan oleh lawan politik Anies Baswedan.
"Akhirnya makin terbuka bahwa yang mereka larang gunakan politik identitas adalah pihak lawan, tapi mereka dengan gamblang gunakan identitas untuk diri dan kelompoknya," ucapnya dalam unggahannya di Twitter, Rabu, (17/5/2023).
Menurutnya, hal ini hanya dijadikan sebagai alat untuk memperjuangkan kepentingan mereka.
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?