Agung menjelaskan, kelompok peternak seringkali menghadapi berbagai permasalahan yang dapat mempengaruhi produktivitas, kesejahteraan anggota, dan keberlanjutan usaha peternakan.
Beberapa permasalahan umum yang kerap dihadapi oleh kelompok peternak adalah Keterbatasan Sumber Daya.
"Keterbatasan modal, akses ke kredit, dan infrastruktur dapat menjadi hambatan untuk pengembangan usaha peternakan. Oleh karenanya jika saya nanti terpilih saya akan merealisasikan bantuan modal, mempermudah akses kredit dan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan peternnak," kata agung.
Selain itu, Manajemen Ternak dan Kesehatan Hewan juga perlu ditingkatkan. Kurangnya pengetahuan tentang manajemen ternak, kesehatan hewan, dan strategi pemeliharaan yang baik dapat mengakibatkan penurunan produktivitas dan kesehatan ternak.
Faktor lain yang menghambat produktifitas peternak adalah Kesulitan dalam memperoleh pakan berkualitas dan terjangkau. Kemudian, perubahan Iklim juga dapat memengaruhi ketersediaan air, suhu, dan pola hujan, yang semuanya dapat berdampak pada produksi pakan dan kesehatan ternak.
"Kesulitan dalam mencari pasar yang stabil dan harga yang menguntungkan dapat menjadi hambatan untuk penjualan produk peternakan. Ini berkaitan dengan kurangnya akses atau pengetahuan tentang teknologi modern dan inovasi dalam peternakan sehingga menyulitkan kelompok untuk meningkatkan efisiensi, termasuk dalam hal pemasaran," tukasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritajogja.com
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026