NARASIBARU.COM - Menjelang pensiun tahun depan, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mendapat kritik keras. Masyarakatnya tak bahagia, dan korupsi merajalela. Waduh.
Ketua bidang Ideologi dan Kaderisasi Partai Buruh, Adityo Fajar menilai adanya kemunduran di era Jokowi, khususnya menjelang pensiun. “Kebahagiaan rakyat itu seiring dengan indeks persepsi korupsi. Di negara yang indeks korupsinya baik, kehidupan rakyatnya semakin tinggi. Begitu sebaliknya,” papar Fajar, Jakarta, Sabtu (20/5/2023).
Selanjutnya, Fajar membeberkan riset World Happines Report (WHR), Indonesia tercecer di urutan ke-84 dari 109 negara dalam daftar negara paling bahagia. Posisi Indonesia ini, lebih rendah dibandingkan sejumlah negara tetangga, seperti Singapura yang berada di peringkat 25, Filipina di peringkat 76, dan Malaysia di peringkat 55.
Asal tahu saja, WHR merilis data soal jebloknya kebahagiaan rakyat Indonesia pada 20 Maret 2023. Di mana, data mengenai kebahagiaan rakyat suatu negara selalu diluncurkan setiap tanggal 20 Maret, bertepatan dengan peringatan Hari Kebahagiaan Sedunia.
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?