NARASIBARU.COM -Kontestasi politik jelang Pilpres 2024 makin memanas. Bakal Capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mulai menunjukkan taringnya dengan melemparkan sejumlah pernyataan yang memantik kehebohan publik.
Jika sebelumnya Anies menyinggung soal pembangunan jalan di era Presiden SBY dengan Jokowi, terkini ia mengungkap soal metode safari politik yang ia lakukan untuk mendekatkan diri ke masyarakat.
Anies menekankan, ketika bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat, ia sama sekali tidak membawa media ataupun kamera. Ia melakukan safari dengan senyap karena tujuannya untuk mendengarkan langsung suara rakyat, bukan pencitraan.
“Saya datang (menemui rakyat) ke banyak tempat tanpa (bawa) kamera, tanpa media, tanpa ditemani siapa-siapa. Seringkali saya hanya datang sendirian masuk ke suatu tempat, masuk ke sebuah warung,” ujar Anies.
“Saya ngobrol dengan masyarakat, saya mendengar cerita mereka dan saya temui mereka bukan untuk selfie dan diposting di pagi hari bukan, saya bukan lari-lari untuk posting foto. Saya lagi mendengarkan suara mereka,” lanjutnya.
Kegiatan turun ke bawah yang dilakukan Anies itu diakuinya dilakukan selama bulan Ramadan lalu, dan menyebutnya dengan istilah tirakat.
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?