Kemudian isi ketiga dari surat penguduran dirinya kepada Presiden Jokowi yakni Mahfud menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Jokowi apabila selama bertugas sebagai Menko Polhukam ada masalah atau tugas yang kurang baik.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Respon Jokowi Usai Dirinya Mundur dari Menko Polhukam
“Saya mohon maaf kepada beliau kalau memang ada masalah-masalah yang kurang saya laksanakan dengan baik,” ujarnya.
Mahfud juga mengungkapkan bahwa antara dirinya dengan Presiden Jokowi membicarakan masalah ini dari hati ke hati dan penuh dengan rasa kekeluargaan.
“Alhamdulillah Bapak Presiden sama dengan saya. Kita bicara dari hati ke hati dan penuh dengan penuh kekeluargaan dan sama-sama tersenyum, tidak ada ketengangan apapun,” ucap Mahfud.
“Kita senyum, bergembira, dan bercerita tentang masa lalu ketika kita mulai bekerja, bahkan Pak Presiden juga mengatakan bahwa Pak Mahfud ini Menko Polhukam terlama dalam sepanjang pemerintahan Pak Jokowi karena dulu Pak Tedjo Edi tidak sampai setahun, lalu Pak Luhut satu tahun empat bulan. Lalu Pak Wiranto tiga setengah lewat dua bulan, saya hampir empat tahun setengah,” lanjutnya.
Mahfud mengatakan bahwa hanya itu saja isi dari surat pengunduran dirinya sebagai Menko Polhukam yang ia serahkan kepada Presiden Jokowi.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026