HALLO.DEPOK.ID - Bansos dan Politik: Mengapa Jokowi Tidak Libatkan Risma? Analisis Politik dan Kinerja
Pada akhir Januari 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan bantuan sosial (bansos) di beberapa daerah tanpa melibatkan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Politikus PDI-P, Aria Bima, menyatakan dugaannya bahwa keputusan ini mungkin dilatarbelakangi oleh ketakutan bahwa Risma tidak bisa diatur, menguatkan argumen bahwa bansos terkini hanya untuk kepentingan politik.
Aria Bima menyoroti fakta bahwa Presiden sebelumnya memilih Risma sebagai Menteri Sosial, dan pengabaian terhadapnya dalam pembagian bansos menimbulkan pertanyaan besar.
Dalam pandangannya, Risma seharusnya dianggap layak dan cocok untuk mengurus persoalan sosial, termasuk pembagian bansos, kecuali jika ada standar kinerja yang buruk.
Namun, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membantah ada kaitan dengan status kepartaian Risma sebagai kader PDI Perjuangan (PDI-P).
Baca Juga: Viral! Mahfud Ajukan Surat Pengunduran diri Ke Jokowi
Menurutnya, pembagian bansos yang tidak melibatkan Risma lebih terkait dengan cadangan pangan dan melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta Badan Pangan Nasional.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026