“Pajangan diruang kerja, itulah representasi mental dan pikiran yang sebenarnya,” lanjut dia.
Menurut dia, Bung Hatta merepresentasikan sebagai seorang cendikiawan sekaligus leader.
“Sementara Gibran merepresentasikan pemimpin karbitan yang masih suka bermain dengan dunianya,” ujar dia.
“Yang jelas, ruang kerja dikantor wakil presiden pasti lebih luas kok. Disana boleh pajang yang lebih banyak lagi, bahkan boneka2 berbentuk presiden tertentu juga sangat bisa dipajang disana,” tutup dia.
Sumber: cianjurupdate
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah