NARASIBARU.COM -Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, diprediksi akan didapuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto yang mengundurkan diri beberapa hari lalu.
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil berpandangan, sejak 5 tahun lalu dirinya sudah memprediksi bahwa posisi Ketum Golkar akan dijabat oleh Joko Widodo.
"Kenapa? Karena Jokowi perlu memastikan bahwa dirinya masih memiliki kekuatan politik, dan itu hanya mumpuni jika dia mengemban jabatan sebagai Ketua Umum Golkar," kata Kang Tamil kepada RMOL, Senin (12/8).
Dugaan ini makin kuat, lanjut Kang Tamil, kalau menelaah dari apa yang disampaikan Airlangga, di mana terlihat jelas bahwa keputusan pengunduran diri diambil karena adanya tekanan-tekanan.
"Nah secara harfiah kita bisa menilai bahwa tekanan-tekanan itu tentu tekanan-tekanan perebutan kursi ketua umum di tubuh Golkar," terang Kang Tamil.
Apalagi, kata dosen di Universitas Dian Nusantara ini, diksi yang digunakan Airlangga adalah demi menjaga keutuhan Golkar. Artinya, ada desakan-desakan tertentu, baik dari internal maupun eksternal Golkar, Di mana ketika tekanan itu tidak dituruti, berpotensi memporakporandakan Golkar sebagai partai besar yang sudah cukup matang dan lama.
"Ini menjadi titik balik, dan tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kita. Apakah Jokowi yang akan menjadi Ketua Umum Golkar? Atau sebaliknya, Gibran Rakabuming Raka yang akan menjadi Ketua Umum Golkar? Seperti yang saya sampaikan kira-kira satu tahun yang lalu," tutur Kang Tamil.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026